Image of Pemberdayaan Jamaah Shalawatan Jawa Guna Memperkuat Modal Sosial Di Desa Wonokromo Pleret Bantul (Study Kasus : Melestarikan budaya sebagai modal sosial)

Text

Pemberdayaan Jamaah Shalawatan Jawa Guna Memperkuat Modal Sosial Di Desa Wonokromo Pleret Bantul (Study Kasus : Melestarikan budaya sebagai modal sosial)



Salawatan Jawa merupakan salah satu bentuk perkumpulan atau organisasi kesenian tradisional Islam yang berbudaya Jawa dengan jumlah anggota sekitar 17 orang memakai alat musik tradisional terbang 5 buah, mengadakan pertemuan rutin secara bergiliran tempat 2 minggu sekali, dengan kegiatan menyanyikan syair pujian salawatan nabi, kegiatan sosial dan agama. Eksistensi Salawatan Jawa dapat ditemukan didesa yang penduduknya bergama Islam. Kegiatan Salawatan Jawa berdasarkan adanya : kepercayaan, kejujuran, tanggung jawab, hobi, jaringan kerja, kearifan lokal, kesetiakawanan sosial, adat - istiadat, norma dan nilai serta keselarasan, sehingga termasuk modal sosial. Salawatan Jawa dapat dijadikan media dakwah, hiburan rakyat, dan informasi pembangunan masyarakat guna menciptakan ketahanan sosial. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, yaitu peneliti ingin menggambarkan upaya pemberdayaan yang dilakukan oleh pengurus Salawatan Jawa terhadap anggotanya guna memperkuat modal sosial. Lokasi penelitian Desa Wonokromo, Pleret, Bantul. Informan dintentukan secara purposive, yaitu anggota solawatan Jawa Tengah "Laras Madya" dan "Mudha Palupi". Subyek penelitian adalah kegiatan yang mengandung modal sosial dan materi tembang salawatan jawa. Teknik pengumpulan data dengan wawancara terhadap anggota Salawatan Jawa. Observasi langsung dengan mengikuti kegiatan Salawatan Jawa, telaah dokumen dengan mempelajari buku materi tembang Salawatan Jawa serta dokumen lain berupa foto dan buku catatan. Analisis data menggunakan desktritif kualitatif, dan analisis SWOT. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : Salawatan Jawa memiliki peran penting di Desa Wonokromo sebagai media dakwah dan pengamalan Islam. Hasil pemberdayaan Salawatan Jawa berupa : pengetahuan dan keterampilan jamaah Salawatan Jawa bertambah baik, lebih percaya diri, modal sosial meningkat dan perbaikan buku salawatan jawa yang lebih menarik, mudah dibaca dan dipahami maksudnya. Oleh sebab itu maka peneliti menyarankan kepada tokoh masyarakat generasi muda dan warga masyarakat untuk berpartisipasi, memberi dukungan moril dan materiil, ikut melestarikan dan mengembangkan Salawatan Jawa di desa guna memperkuat modal sosial. Kepada instansi pemerintah diharapkan dapat memberi dukungan, bimbingan, bantuan, motivasi agar kegiatan Salawatan Jawa dapat lestari dan berkembang sebagai modal sosial guna menciptakan keamanan dan ketentraman didesa sebagai ketahanan sosial.


Ketersediaan

2016HD566361.80724 IRM p c.1Perpustakaan BBPPKS YogyakartaTersedia
2016HD567361.80724 IRM p c.2Perpustakaan BBPPKS YogyakartaTersedia
2016HD568361.80724 IRM p c.3Perpustakaan BBPPKS YogyakartaTersedia
2016HD569361.80724 IRM p c.4Perpustakaan BBPPKS YogyakartaTersedia
2016HD570361.80724 IRM p c.5Perpustakaan BBPPKS YogyakartaTersedia
2016HD571361.80724 IRM p c.6Perpustakaan BBPPKS YogyakartaTersedia
2016HD572361.80724 IRM p c.7Perpustakaan BBPPKS YogyakartaTersedia
2016HD573361.80724 IRM p c.8Perpustakaan BBPPKS YogyakartaTersedia
2016HD574361.80724 IRM p c.9Perpustakaan BBPPKS YogyakartaTersedia
2016HD575361.80724 IRM p c.10Perpustakaan BBPPKS YogyakartaTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
361.80724 IRM p
Penerbit B2P3KS Press : Yogyakarta.,
Deskripsi Fisik
x, 184 hlm. : ilus. ; 21 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-698-405-3
Klasifikasi
361.80724
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
cet. 1
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this