Image of Penanaman Nilai Kesetiakawanan Sosial Pada Anak Melalui Dolanan Lokal

Text

Penanaman Nilai Kesetiakawanan Sosial Pada Anak Melalui Dolanan Lokal



Penelitian ini memfokuskan pada penggalian nilai-nilai kesetiakawanan sosial dalam dolanan lokal yang ditanamkan pada anak di Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Tujuannya adalah mendeskripsikan setiap bentuk dolanan untuk mengidentifikasi nilai-nilai kesetiakawanan sosial yang ditanamkan pada anak beserta faktor pendukung dan penghambatnya.
Sejumlah dolanan sebagai unsur seni budaya sejatinya merupakan modal sosial (capital social) masyarakat Kampong Dolanan Desa Panggungharjo. Komunitas Pojok Budaya, Rumah Budaya Nusantara sebagai pengelola Kampong Dolanan terbukti mampu melestarikan dan mendayagunakan dolanan sebagai wahana penanaman nilai kesetiakawanan sosial pada anak, yang selama ini tetap mendapat dukungan segenap elemen pemerintah (Dinas Pendidikan, Dinas Kebudayaan, dan Balai Pelestarian Nilai Budaya), serta masyarakat melalui kunjungan para pemerhati ataupun anak TK, SD dan SMP yang berminat out bound dengan dolanan lokal.
Nilai-nilai kesetiakawanan sosial terbukti dapat ditanamkan kepada anak melalui kegiatan dolanan local. Melalui dolanan diharapkan nilai-nilai kesetiakawanan sosial dapat ditanamkan pada anak agar mereka memiliki bekal untuk hidup bermasyarakat secara harmonis dengan penuh kedamaian. Nilai kesetiakawanan dimaksud meliputi nilai kejujuran, kepedulian, kegotongroyongan, kerelaan berkorban, kebersamaan, kerukunan, tolong-menolong, tenggang rasa, dan nilai setia kawan. Nilai-nilai kesetiakawanan social yang terkandung dalam dolanan tersebut sangat dihargai oleh masyarakat lokasi kajian, dan masih dipandang relevan untuk membentuk jati diri dan karakter anak, baik dalam bersikap, berperilaki dan bertindak yang senantiasa bernilai setia kawan.
Dolanan local ternyata masih eksis di lokasi kajian yang didayagunakan oleh masyarakat sebagai wahana penanaman nilai kesetiakawanan social. Dalam penelitian ini berhasil digali sepulug jenis dolanan, lima diantaranya bersifat play (ansih permainan) meliputi ilir-ilir, sluku-sluku bathok, jamuran, dhempo ewa ewo, dan dhelikan. Sementara lima jenis lainnya bersifat game (pertandingan) meliputi ancak-ancak alis, boi-boinan, gobag sodor, benthic, dan kasti. Sejumlah dolanan local tersebut masih sering dimainkan oleh anak-anak PAUD, TK, dan anak-anak SD setempat, ataupun dikemas oleh Komunitas Pojok Budaya dalam rangka menanggapi kunjungan (outbound) anak-anak, remaja, dan orang dewasa dari luar daerah yang berkeinginan melakukan dolanan yang bersifat tradisional.
Faktor utama yang mendukung masyarakat setempat dalam menanamkan nilai-nilai kesetiakawanan social melalui dolanan local adalah terbitnya Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta yang telah menjamin kelestarian keberadaan dolanan local. Perhatian Pemerintah DIY melalui Dinas Pendidikan, Dinas Kebudayaan, Dinas Pariwisata, dan Balai Pelestarian Nilai Budaya dengan perannya sebagai narasumber ataupun fasilitas kegiatan serta adanya komitmen dari pemerintah beserta tokoh masyarakat Desa Panggungharjo yang senantiasa berupaya mempertahankan keberadaan dolanan anak. Faktor penghambatnya antara lain derasnya arus globalisasi terutama masuknya berbagai berbagai permainan anak yang dikemas melalui media elektronik keluaran pabrik. Disamping itu, kesibukan orangtua karena tuntutan pekerjaan dan kesibukan anak sendiri akibat padatnya kegiatan pembelajaran di sekolah juga merupakan factor yang menghambat penanaman nilai kesetiakawanan social melalui kegiatan dolanan anak.
Rekomendasi penelitian ini ditujukan kepada Kementerian Sosial cq. Direktorat Kepahlawanan, Keperintisan dan Kesetiakawanan Sosial agar dalam mengembangkan sistem penguatan nilai-nilai kesetiakawanan sosial bersinergi dengan Dinas Sosial, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang salah satunya dilakukan melalui kegiatan anak berbasis dolanan lokal.


Ketersediaan

2016HD156362. 7074 WAR p c. 1Perpustakaan BBPPKS YogyakartaTersedia
2016HD157362. 70724 WAR p c.2Perpustakaan BBPPKS YogyakartaTersedia
2016HD158362. 70724 WAR p c.3Perpustakaan BBPPKS YogyakartaTersedia
2016HD159362. 70724 WAR p c.4Perpustakaan BBPPKS YogyakartaTersedia
2016HD160362. 70724 WAR p c.5Perpustakaan BBPPKS YogyakartaTersedia
2016HD161362. 70724 WAR p c.6Perpustakaan BBPPKS YogyakartaTersedia
2016HD162362. 70724 WAR p c.7Perpustakaan BBPPKS YogyakartaTersedia
2016HD163362. 70724 WAR p c.8Perpustakaan BBPPKS YogyakartaTersedia
2016HD164362. 70724 WAR p c.9Perpustakaan BBPPKS YogyakartaTersedia
2016HD165362. 70724 WAR p c.10Perpustakaan BBPPKS YogyakartaTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
362. 70724 WAR p c.
Penerbit B2P3KS Press : Yogyakarta.,
Deskripsi Fisik
X, 150 hlm. : ilus. ; 24 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-698-398-8
Klasifikasi
362. 70724
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
cet. 1
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this